Terkait Pokemon Go, Menkominfo Temui Google

0
173

Sulawesipost.com, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara telah melakukan pertemuan dengan pihak Google guna memastikan agar “Pokemon Go” tidak merambah objek-objek vital dan strategis sehingga membahayakan keamanan negara.

“Kita sudah dua kali, menggelar pertemuan dengan Google untuk membahas Pokemon Go, karena aplikasinya dikembangkan oleh perusahaan yang dikoordinir Google,” katanya di Jakarta, Senin.

Nintendo yang membesut “game augmented reality” berbasis “GPS” tersebut bekerja sama dengan anak perusahaan google, Niantic, dalam pengembangannya.

Dalam pertemuan itu, Menkominfo meminta agar peta “Google Maps” yang digunakan dalam mengembangkan Pokemon Go, tidak menyentuh objek vital negara, seperti istana, kantor polisi, perusahan listrik negara seperti pengendali listrik Jawa-Bali, dan sebagainya.

Hal ini menurutnya diperlukan guna memastikan, agar objek-objek vital dan strategis tersebut tetap aman sebelum nantinya game tersebut diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Ia menilai Pokemon merupakan permaian seperti game-game lainnya. Sejumlah kecelakaan para pemain pokemon menurutnya akibat ketidakhati-hatian, kecerobohan dan tidak ditaatinya aturan. Misalnya larangan menggunakan telpon seluler saat mengemudi.

Selain itu, mencari monster Pokemon sampai lupa diri dan tidak melihat jalan yang dilalui juga tentunya berbahaya.

Ia menilai Pokemon saat ini hanya tren saja. Nantinya menurut dia, seiring dengan waktu juga akan mengalami penurunan. “Saya sudah konsultasi ke Prof Sarlito, ini lagi hip ini tren cuma sebentar saja kayak tren akik. Namun demikian, kita tidak bisa membiarkan begitu saja,” tegasnya (dlk)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY