Bawa Jamu dan ‘Jimat’ Jemaah Calon Haji Asal Pamekasan Ditahan

0
186

Makkah – Jemaah asal Pamekasan, Jawa Timur, yang membawa jamu sarang tawon yang diduga narkoba dan jimat rajah masih ditahan. Konsulat Jenderal RI di Jeddah berupaya memberikan jaminan agar jemaah tersebut bisa dibebaskan.

Acting Konjen RI di Jeddah Dicky Yunus mengatakan, hingga Minggu (14/8/2016), jemaah tersebut masih ditahan di kantor Badan Narkotika Madinah. Pihaknya saat ini sedang melakukan lobi agar upaya pembebasan bisa segera dilakukan.

“Kita sudah bikin surat penjaminan yang bersangkutan dari KJRI kepada pihak badan penyidik umum,” kata Dicky saat mengikuti kegiatan simulasi bus shalawat di Daker Makkah.

Meski sudah memberi jaminan, belum bisa diperoleh kepastian kapan jemaah tersebut bisa bebas. Sejauh ini, pihak Arab Saudi dilaporkan masih memeriksa kandungan zat yang ada di dalam jamu yang dibawa jemaah. Sementara untuk hasil uji tes urine terhadap jemaah, dipastikan negatif narkoba.

“Sampai saat ini masih menunggu uji lab apakah itu (jamu) mengandung narkoba atau tidak. Kalau mengandung narkoba kita juga ingin tahu apa hukumannya. Tapi kita minta agar tidak dikenakan hukuman setempat, karena ketidaktahuan dia maka mungkin yang paling pahit adalah yang bersangkutan dideportasi kembali ke Indonesia,” paparnya.

Uji lab baru akan selesai 3-4 hari ke depan. Kemungkinan besar hari Rabu atau Kamis pekan ini, hasil uji lab tersebut keluar. Dari situ, baru bisa ditentukan bagaimana proses pembebasan jemaah akan dilakukan.

“Dengan jaminan KJRI mudah-mudahan yang bersangkutan bisa masuk ke Saudi untuk menunaikan ibadah haji,” tegasnya.

Setiap hari, pihak KJRI selalu mendampingi jemaah tersebut. Kondisi jemaah dipastikan sehat. “Mudah-mudahan surat jaminan itu bisa menjadi penyelamat buat dia,” terangnya

 

Sumber: detikcom

BAGIKAN

LEAVE A REPLY