17 Agustus, 139 Penghuni Rutan Dapat Remisi

0
185

 

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan  Republik Indonesia (RI), sebanyak 139 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menghuni Rumah Tahan (Rutan) kelas IIB Kotamobagu dari total 277 WBP, mendapat remisi umum dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, melalui Kantor Wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Surat Keputusan remisi akan diberikan langsung oleh Wali Kota Ir Tatong Bara, yang nantinya akan bertindak sebagai inspektur upacara di halaman Rutan , sekaligus pemberian remisi umum kepada Narapidana (Napi), Rabu (17/8) nanti.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Nicky Simboh mengatakan, dari jumlah penerima remisi tersebut, ada 60 terpidana kasus pencabulan, pencurian 21 orang dan kasus pembunuhan ada 14 orang.

“ Dari jumlah penerima remisi, ada empat orang yang akan dibebaskan. Sedangkan yang lainnya mendapat pengurangan masa hukuman paling rendah satu bulan dan maksimalnya lima bulan,” jelas Nicky kepada sejumlah awak media yang berkunjung keruangannya.

Lanjutnya, narapidana yang mendapat remisi dengan maksimal masa putusan tahanan selama 20 tahun. Pemberian remisi tergantung dari kepribadian Napi itu sendiri selama di dalam Rutan.

“ Para Napi dengan putusan 20 tahun akan mendapat remis dihitung sejak enam bulan masa tahanan. Masa tahan dihitung sejak mereka ditahan di Kepolisian,” ujarnya.

Tambahnya, sedangkan Napi yang dihukum sumur hidup, harus mengurus grasi ke Presiden untuk mendapatkan pengurangan hukuman.

“ Kemenkumham hanya bisa memberikan remis. Sedangkan pemberian grasi adalah presiden.  Jika permohonannya diterima presiden, masa tahananya akan dikurangi. Biasanya masa penahanan bisa sampai 20 tahun,” tuturnya. (abd)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY