Wawali Tegaskan, UDK Belum Bisa Menerima Mahasiswa Baru

0
176

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Wakil Walikota (Wawali) Kotamobagu Jainuddin Damopolii menegaskan, Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) belum bisa menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2016. Pasalanya, karena UDK telah mendapat larangan dari Dirjen Pendidikan Tinggi dan Kopertis wilayah X. Wawali menegaskan Hal itu dikarenakan, salah satu kampus yang mengatasnamakan UDK telah membuka penerimaan mahasiswa baru, dengan enam Program Studi (Prodi).

Menurut papa Et Sapaan Wawali, UDK bisa menerima mahasiswa baru, jika seluruh persyaratan yang diberikan oleh Dikti bisa terpenuhi, salah satunya melakukan revisi yayasan.

“ Batas deadline yang diberikan Dikti kepada UDK hanya sampai bulan Desember. Jika UDK tidak merevisi yayasan dan menambah Prodi, maka UDK bakal ditutup atau diturunkan statusnya,” terang Jainuddin kepada sejumlah awak media di depan kantor Wali Kota Kotamobagu.

Lanjutnya, karena UDK masih dalam tahap pembenahan, maka UDK tidak diizinkan untuk menerima Mahasiswa baru. Apabila ada yang mendaftar, maka para mahasiswa itu tidak akan terdaftar di Dikti.

“ Saya berharap, agar tidak ada masyarakat yang dirugikan dengan adanya penerimaan mahasiswa baru di UDK, apalagi ada penambahan Prodi. Yang jelas, untuk tahun ini UDK belum memiliki ijin untuk menerima mahasiswa baru. Apabila sesuatu terjadi kedepan, maka tidak akan ada yang bertanggung jawab. Pemerintah terus melakukan pengawalan dalam proses pembenahan UDK. Harapan Kami permasalahan ini cepat usai dan dapat digunakan lagi untuk kepentingan masyarakt BMR,” tutupnya.

Wakil Direktur I, Rey Simbala mengatakan, untuk tahun ini, mereka belum melakukan penerimaan Mahasiswa Baru. Jika ada kampus yang mengatasnamakan UDK dan menerima Mahasiswa Baru, dengan membuka enam Prodi itu bukan dari mereka.

“ Kami tidak tahu izin mereka darimana. Tapi, yang jelasnya kami belum menerima mahasiswa baru. Sebab, saat ini kami masih menunggu yayasan baru yang dibentuk oleh Pemerintah Kota (Pemkot). Jika terjadi sesuatu, di kampus itu, bukan merupakan tanggung jawab kami. Yang jelasnya, kami terdaftar di Dikti,” jelas Rey.  (Tra-1)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY