Jokowi: Moratorium Daerah Otonom Baru Akan Dibuka dengan Seleksi Ketat

0
191

Sulawesipost.com, – Inilah jawaban Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo terkait pembentukan  daerah otonom baru setelah ada permintaan dari Bupati Nias, Sokhiatuto Laoly untuk menjadikan Kepulauan Nias provinsi baru, untuk berpisah dari Sumatera Utara. Permintaan tersebut disadari oleh Bupati menyusul adanya moratorium pembentukan daerah otonom baru, dirinya berharap agar Jokowi merestui terbentuknya Provinsi Kepulauan Nias.

Inilah respons Jokowi. Dikutip dari detiknews

“Saya sampaikan pembentukan provinsi, hampir semua daerah tiap saya ke daerah yang diminta seperti itu. Masyarakat harus tahu sekarang masih moratorium, belum dibuka,” ucap Presiden Jokowi di pendopo Kabupaten Nias, Gunungsitoli, Sumut, Jumat (19/8/2016).

Jokowi menuturkan, pemerintah akan membuka moratorium itu namun dengan seleksi yang sangat ketat. Artinya tidak hanya terpenuhinya persyaratan sebagai daerah otonom baru, tapi juga ada kepastiaan pembangunan di daerah itu.

“Saya akan berusaha untuk membuat seleksi ketat, akan kita hitung benar akan kita kalkuasi betul bahwa setiap rencana untuk otonomi baru baik kabupaten, kota, provinsi, harus kalkukasinya matang. Hitungannya juga hitungan yang detail dan matang,” papar Jokowi.

Menurut Jokowi, jangan sampai penambahan provinsi baru malah memberikan beban bagi pemerintah, tapi harus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau saya pasti konkret-konkret. Kalau hanya desakan politik maaf, saya tidak bisa didesak-desak. Tapi kalau hitungannya matang, ekonomi positif untuk kesejahteraan masyarakat, kenapa tidak. Semua harus dihitung,” tegas Jokowi.

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY