Tahlis: BUMDes Mampu Memperkuat Perekonomian Desa

0
203

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Dalam rangka meningkatkan perekonomian dan pendapatan asli desa, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) melakukan pelatihan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang dipusatkan di Resto Lembah Bening, Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur dan dibuka langsung Sekretaris Kota (sekot) Kotamobagu, Tahlis Gallang SIP, Senin (10/10).

Melalui sambutannya, Sekot menyampaikan bahwa dengan adanya BUMDes akan memperkuat perekonomian desa. Menurutnya, BUMDes bukan hal yang baru dan sudah sekian tahun diperintahkan  ke seluruh desa untuk membentuknya.

“ Karena BUMDes milik desa maka, dia tidak jauh berbeda dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Gadasera, PAM, dan Badan Usaha Milik Negera. Sebab, BUMDes milik pemerintah desa,” jelas Tahlis.

Lanjutnya, melalui BUMdes ini para Sangadi (Kepala Desa) berperan sebagai komisaris dan tugasnya sebagai pegawas (control). Untuk itu, sebelum beroperasi, pengurus BUMDes harus diberi pelatihan.

“ Tidak semua pendapatan BUMDes menjadi pendapatan desa, tetapi pada saat penyusunan Perdes, serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga bisa dituangkan. Tapi, hanya beberapa persen dari keuntungan yang bisa dituangkan,” jelasnya.

Tempat yang sama Kepala BPMD, PP dan KB Kotamobagu Rafiqa Bora mengatakan, seluruh desa telah siap untuk mendirikan BUMDes, namun sistem pengelolaan yang menjadi permasalahan.

“ Sebelumnya, pernah ada Kelompok Usaha Tani (KUT) yang dibentuk beberapa tahun lalu, namun membuat mereka trauma. Sehingga dengan adanya BUMDes, pelatihan manajemen usaha perlu dilakukan, agar kedepan BUMDes bisa menjadi wadah atau pelopor usaha yang ada di setiap Desa,” tutur Rafiqa.

Tambahnya, saat ini sudah ada tiga desa yang memiliki BUMDes resmi dari 15 desa yang ada.

“ Ketiga desa tersebut, adalah desa Bungko, desa Poyowa Kecil, dan desa Moyag Induk,” tutupnya (abd).

BAGIKAN

LEAVE A REPLY