Wali Kota Kotamobagu Minta DP4K-KP Seriusi Kasus Flu Burung

0
158

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Kasus Avian Influensa (Flu Burung) mendapat perhatian dari Wali Kota Ir Tatong Bara. Untuk itu, orang nomor satu di Kotamobagu ini meminta kepada Dinas Pertanian, Perkebunan, perikanan, Peternakan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (DP4K-KP) agar menangani kasusu ini dengan serius.

Wali Kota meminta kepada DP4K untuk memastikan jenis penyakit atau virus apa yang menyerang unggas di Kota Kotamobagu. Menurut Wali Kota, kematian ayam dan itik karena sakit atau mati mendadak itu sudah terjadi sejak dulu.

“ Saya sangat menyesal jika Kotamobagu ditetapkan sebagai daerah dengan kasus flu burung. Kita pastikan dulu, virus apa yang menyerang para unggas. Apakah virus tersebut sama dengan virus yang terjadi ditahun 80-an dan 90-an. Kalau dahulu, ayam sakit langsung disembelih dan tidak ada yang terjangkit penyakit,” tutur Tatong.

Lanjutnya, kasus seperti itu biasa terjadi saat terjadi perubahan cuaca. Kasus seperti itu sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tapi, hingga saat ini tidak ada manusia yang terjangkit.

“ Hingga saat ini belum bisa dipastikan virus apa yang menyerang unggas. Sebab, kasus seperti ini sering terjadi pada saat perubahan cuaca yang ektrim. Saya juga mengharapkan, agar DP4K-KP dapat mengidentifikasi ada berapa manusia yang terjangkit dan meninggal dikarenakan kasus ini,” ujarnya

Kepala DP4K KP Hardi Mokodompit mengatakan, jika ditemukan ada ayam mati mendadak, kami akan mengirim Sampelnya ke Balai di Makassar.

“ Hingga saat ini jumlah ternak yang mati di Kota Kotamobagu sudah mencapai 337. Kami akan melakukan penyemprotan dan memberikan pengetahuan kepada sejumlah masyarakat,” tutur Hardi

Tambahnya, hasil keseluruhan tersebut berasal dari beberapa desa dan kelurahan  di wilayah Kota Kotamobagu.

Seperti Kelurahan Sinindian, Kelurahan Mogolaing, Kelurahan Mongkonai, desa Kopandakan, serta desa Pontodon,” tutupnya    (tr-1)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY