Wali Kota Mutasi 23 Guru Jadi Kepsek

0
169

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara melantik 23 guru dilingkup pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, yang dilaksanakan di Aula Kantor Wali Kota, Kamis (03/10).  Sebanyak 23 guru tersebut terdiri dari satu guru taman Kanak-kanak (TK), 19 guru Sekolah Dasar (SD) dan tiga guru Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain guru ada beberapa Kepala Sekolah (Kepsek) yang hanya berpindah tempat tugas (sekolah,red) dan masih menjabat Kepsek.

Seperti halnya Salti Paputungan yang merupakan mantan Kepsek di SD Negeri 3 Kelurahan Motoboi Kecil selama tiga tahun, yang bergeser ke SD Negeri 2 Moto Boboi Kecil. Dirinya mengakui di pelantikan itu bercampur aduk perasaanya, diantara senang dan galau.

“ Saya merasa senang masih diberi amanah untuk menjabat Kepsek, tapi banyak beban yang harus saya hadapi. Mau tidak mau saya harus jalankan, maka saya akan bekerja sesuai dengan kemampuan yang ada. Namun, saya masih lebih senang menjadi guru bantu, karena terlepas dari beben. Kepsek ini adalah amanah yang harus dikerjakan sebaik mungkin. Ya perasaan saat ini antara galau dan senang,” ungkap Saltia yang juga mantan Kepsek SD Negeri 4 selama empat tahun itu.

Selain Kepala Sekolah, ada pula Kepsek yang dipindah tugaskan menjadi guru bantu dan pengawas, yang terdiri dari 15 orang.

Salah satunya mantan Kepsek SDN 2 Motoboi Kecil, yang menjadi guru bantu di SDN 1 Motoboi Kecil, Peti Paputungan. Menurutya, pergantian posisi Kepsek menjadi guru ada hal yang wajar.  jabatan tidak selamanya. Sebagai ASN siap ditempatkan dimana saja.

“ kalau saya bukan satu masalah, jabatan sudah ada yang mengatur yaitu, Allah dan kita mengetahui apa dibalik. Menjadi guru harus disyukuri, jadi Kepsek juga harus disyukuri. Semua rezeki sudah ada yang mengatur,” ungkapnya sambil senyum lebar.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD), Adnan Masinae mengatakan, pelantikan Kepsek secara serentak baru tercadi kali ini, tetapi kedepan akan dilakukan dua tahun sekali.

“ Ini adalah bentuk penyegaran, agar mereka tidak ada kejenuhan ditempat kerja. Penyegaran ini dilakukan, sebab ada beberapa Kepsek yang sudah lama belum dirolling,” ungkap Adnan (rt-1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY