Abdi Van Gobel Pimpin DPRD Bolsel Hingga 2019

0
414

Sulawesipost.com, BOLSEL— Akhirnya, Abdi Van Gobel menjabat sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Mantan ketua fraksi Tri Sakti PDI Perjuangan itu dilantik oleh ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, Romel Tampubolon MH di ruangan paripurna melalui pelaksanaan paripurna istimewa yang digelar, Selasa (08/11) tadi.

Setelah dilantik, Abdi langsung menerima Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulut yang diserahkan langsung oleh Bupati Bolsel, Hi Herson Mayulu. Penerimaan SK dirangkaikan dengan penyerahan palu sidang oleh ketua DPRD sementara, Abdul rajak Bunsal. Usai menerima palu sidang, Abdi langsung mengambil alih pimpinan sidang.

Abdi Van Gobel dalam sambutanya mengatakan, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bolsel merupakan mitra kerja untuk mensejahterakan masyarakat. untuk itu, dirinya meminta kepada kedua lembaga ekskutif dan legislatif saling mendukung.

“ Kesejahteraan rakyat adalah tangungjawab eksekutif dan legislatif,” ujar Abdi.

Lanjutnya,  sebagai mitra kerja pemerintah Kabupaten, ini adalah langkah awal DPRD untuk saling menjalin hubungan yang harmonis dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

“ Palu sidang sudah diserahkan. Insya Allah, palu ini akan seirama dengan senandung-senandung yang menjadi harapan masyarakat Bolsel,” tutur Abdi .

Bupati Bolsel dua periode, Herson Mayulu dalam sambutannya mengatakan, proses pergantian ketua DPRD sudah sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang ada.

“ Selamat kepada ketua DPRD yang baru saja dilantik. Semoga ketua DPRD mampu membawa lembaga ini ke arah yang lebih baik lagi. Serta mampu membangun sinergitas antara eksekutif dan legislatif,” tutur Oku sapaan Bupati.

Terpisah, Sekretaris DPRD Bolsel, Marwan Makalalag mengatakan, pelantikan  Ketua DPRD mengacu pada SK Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Nomor 346 Tahun 2016 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Ketua DPRD Kabupaten Bolsel dengan sisa masa jabatan 2014-2019.

“ Pengucapan sumpah  dilakukan selama 30 hari sejak di terimanya SK. 30 hari itu sudah yang paling lama,” ungkap Sekwan (tr-1)

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/sulawesi/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY