Pejabat Negara Ikut Kampanye Harus Memiliki Cuti

0
219

Sulawesipost.com, BOLMONG— Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia (RI) Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota, pasal 61 ayat (1), (2), (3) dan (4) bahwa Pejabat Negara dan Pejabat Daerah harus cuti pada saat Kampanye. Sebab, Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota, Wakil Walikota, Anggota DPRD RI, DPD, DPRD Provinsi atau Kabupaten dan Kota yang ikut kegiatan kampanye diluar tanggungan Negara.

Ketua Divisi sosialisasi, SDM dan Pemilih, Daendels Somboadile  mengatakan bagi Pejabat Negara dan Pejabat Daerah yang akan ikut kampanye dari  masing-masing tim Kampanye Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow, agar dapat memasukan cuti Kampanye.

“ Jadi mereka harus mengajukan cuti jika akan ikut kampanye. Ini sudah sesuai dengan peraturan PKPU RI tahun 2016.,” Ujar Daendels beberapa waktu yang lalu.

Lanjutnya, untuk Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota harus mengurus cuti kepada Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri.

“ Untuk Anggota DPR RI harus se-ijin Pimpinan DPR atau Pimpinan Fraksi, Anggota DPRD harus se- ijin Pimpinan DPRD atau Pimpinan Fraksi ditingkat Kabupaten dan Kota. Aturan ini harus ditaati, agar tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” kata Daendels (tr-1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY