Wali Kota Ir Hj Tatong Bara Buka Dialog Kebudayaan Digelar Dishubbudparkominfo

0
268

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Dinas Perhubungan Kebudayaan Pariwisata Komunikasi dan Informasi (Dishubbudparkominfo) Kotamobagu, menggelar dialog Kebudayaaan yang dilaksanakan di Restoran Lembah Bening, Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, Rabu (21/12) tadi. Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara dan dihadiri oleh camat se-Kota Kotamobagu, Lurah dan Sangadi se-Kotamobagu, lembaga adat se-kota Kotamobagu dan penata rias. Hadir sebagai pemateri pada kegiatan dialog adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Tahlis Galang, yang diwakil Staf Ahli Mustafa Limbalo, serta Pemerhati Adat Bolaang Mongondow Chairun Mokoginta dan Penata Rias Kotamobagu Imma Hamza.

Wali Kota Mengapresiasi dialog yang digelar Dishubbudparkominfo dengan tema inventarisasi budaya dan standarisasi pengantin dalam prespektif adat mongondow. Menurut orang nomor satu di Kotamobagu ini, peran adat di kotamobagu sangatlah penting, terutama untuk kehidupan bermasyarakat.

“ Sangatlah penting untuk mengali adat daerah, terutama memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya adat, agar tidak terjadi pemahaman yang berbeda-beda tentang adat yang ada di daerah kita sendiri,” kata Tatong dalam sambutannya.

Sekretaris Dishubbudparkominfo, Hendra Makalalag mengatakan, kegiatan tersebut untuk menyukseskan visi misi pemerintah Kotamobagu, serta menumbuhkan motivasi dan peranserta masyarakat dalam melaksanaan pembangunan kebudayaan di Kotamobagu.

“ Kegiatan ini merupakan forum untuk tukar pendapat dalam rangka mewujudkan satu kesatuan dalam cara pandang untuk mengembangkan nilai- nilai budaya Mongondow di Kotamobagu. Untuk itu, melalui kegiatan ini para peserta bisa memberikan masukan kepada pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan pelestarian dan pembangunan kebudayaan di Kotamobagu,” kata Hendra.

Lanjutnya, pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Daerah nomor 7 tahun 2015 tentang APBD Pemerintah Kotamobagu, tahun 2016 dan juga bagian rencana kerja Dishubbudparkominfo tahun 2016.

“ Berdasarkan Perda tersebut, pelaksanaan kegiatan saat ini bisa terlaksana. Sebab, kebudayaan mongondow di Kotamobagu merupakan aset daerah yang sangat potensial untuk dijadikan objek wisata tingkat regional maupun nasional,” ungkapnya (abd)

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY