Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Wali Kota Kotamobagu Resmikan RSIA Kasih Fatimah

0
379

Sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Usai diresmikan Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, Senin (27/3) tadi, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kasih Fatimah di Kelurahan Kotobangun, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, telah menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan resmi yang ada di Kota Kotamobagu. Dalam Sambutanya, Wali Kota memberikan apresiasi atas dibangunnya RSIA Kasih Fatimah.

Wali Kota Ir Hj Tatong Bara saat mengunting pita di depan pintu RSIA.

“ Saya mengucapakan terimakasih kepada Dirut RSIA Kasih Fatimah yang telah berkonstribusi dalam hal pelayanan kesehatan kepada pemerintah dan masyarakat,” tutur orang nomor satu di Kotamobagu itu.

Wali Kota saat memantau ruangan pasien RSIA

 

Lanjutnya, diresmikanya RSIA Kasih Fatimah di Kotamobagu, pelayanan ibu dan anak akan makin berkualitas dan nyaman. Apalagi tenaga medis, paramedis dan nonparamedis sangat profesional dan berkualitas.

“ Adanya RSIA Kasih Fatimah, mampu menjawab isu tingginya angka kematian ibu dan anak. Untuk itu, peningkatan dan pengembangan berbagai sarana kesehatan perlu dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Wakil Walikota bersama para medis RSIA Kotamobagu

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) RSIA Kasih Fatimah, Dr Sitti N Korompot SpOG-K mengatakan pihaknya akan melayani pasien dengan tulus dan penuh kasih sayang.

“ Pendirian rumah sakit ibu dan anak ini, bertujuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dengan pemberian pelayanan yang terbaik, serta mengutamakan keselamatan pasien,” jelas Sitti.

Dirut RSIA Dr Sitti N Korompot SpOG-K akan melantik para tenaga medis

Lanjutnya, RSIA memiliki peralatan medis yang lengkap, serta tenaga medis yang professional.

“ Karena ini rumah sakit, maka semua kebutuhan penunjang berupa alat medis untuk kesehatan ibu dan anak telah kami siapkan, terlebih kelengkapan saat hamil hingga melahirkan,” tambahnya.

Dr Sitti Korompot SoPG_K saat bersama tenaga medis

Selain itu, RSIA juga melayani pasien Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS).

“ Bagi pasien BPJS tidak ada biaya tambahan, mereka hanya menunjukan kartu ke pemilikan BPJS,” ujarnya.

Dr Sitti Korompot SPoG-K bersama keluarga

Ketua Yayasan Sitti Fatimah, Sitti M Korompot menyampaikan, bahwa sebelum berubah menjadi rumah sakit, RSIA pada tahun 2013 adalah rumah bersalin, setelah itu berubah menjadi Klinik Utama Bersalin pada tahun 2015.

“ Karena tuntutan pelayanan kepada masyarakat, maka kami berusaha dengan memaksimalkan pelayanan  dengan menambah fasilitas menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak,” kata Satti.

Wali Kota Hj Ir Tatong Bara bersama ketua DPRD Kotamobagu Hi Ahmad Sabir SE

Tambahnya, RSIA mendapat dukungan dari tim dokter spesialis, dokter umum, serta staf bidan dan perawat.

“ Kami akan terus berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin, serta berusaha berinovasi sesuai dengan tuntutan masyarakat akan kesehatan. Kami juga memiliki cita-cita untuk menambah gedung dan lokasi RSIA. Harapan kami semoga cita-cita kami bisa terwujud,” harapnya.

Wali Kota Kotamobagu bersama ketua DPRD Kotamobagu dan Dirut RSIA.

Peresmian tersebut turut hadir, Wakil Walikota Jainuddin Damopolii, Ketua DPRD Ahmad Sabir, Kejari Kotamobagu, Dirut RSIB Kasih Fatimah, Kabag Obstetry dan Ginekology Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, serta Sejumlah mantan pejabat provinsi dan para SKPD Kotamobagu (adve)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY