Maju Jalur Independen Pilwako Kotamobagu? Ini Syaratnya

0
182

sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Bakal Calon (Balon) yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), wali kota Kotamobagu 2018 melalui jalur perseorangan (independen), harus memahami syarat dan ketentuanya. Dan Jalur Independen sudah bisa memasukan berkas dukungannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, hingga November mendatang. Itu berarti  waktu pemasukan berkas hanya tersisa empat bulan lagi.

“ Ini sesuai dengan tahapan Pilkada serentak yang dirilis KPU Kotamobagu melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 1 tahun 2017, bahwa tahapan pendaftaran pasangan calon dilakukan Januari 2018, Tapi, khusus calon perseorangan sudah harus memasukan dokumen syarat dukungan berupa KTP kepada KPU Kotamobagu hingga tanggal 29 November,” tutur salah satu Komisioner KPU Kotamobagu Asep Sabar Jumat (21/7).

Aseb juga menambahkan, calon perseorangan harus memiliki minimal 10 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu yang terakhir digelar. Berarti, pemilih Pemilihan Gubernur Sulut 2015 lalu yang menjadi patokan, dimana pada pemilihan itu jumlah DPT di Kotamobagu mencapai 91.664, maka calon independen harus mengumpulkan menimal 9.166 dukungan KTP.
“ Selain itu, masih ada syarat lain yang harus dikumpulkan calon perseorangan. Karena Kotamobagu memiliki empat kecamatan, maka jumlah dukungan DPT harus mencapai 10 persen. Untuk itu, setiap kecamatan harus terkumpul jumlah dukungan minimal 50 persen,” terangnya

Tambahnya, proses tahapan calon perseorangan tidak hanya sampai di situ. Asep mengatakan, berkas pasangan calon yang lolos verifikasi akan berhak mendaftar calon wali kota, pada 12 Februari 2018 mendatang. Tapi, verifikasi berkas harus melalui beberapa tahapan lagi.

“ Proses verifikasi berkas administrasi calon perseorangan akan dilaksanakan di bulan Desember. KPU Kotamobagu akan memperketat kekeliruan dalam dukungan calon perseorangan, misalnya temuan KTP ganda atau nama yang sama tapi alamatnya berbeda. Jika itu terjadi, maka akan ditindaklanjuti dengan verifikasi secara faktual,” tambah Aseb

Lanjutnya, KPU Kotamobagu akan bekerja sama Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk mengecek dilapangan terkait kekeliuran berkas dukungan. Dengan begitu, KPU bisa mengetahui apakah berkas dukungan tersebut benar-benar diberikan kepada calon perseorangan yang didukung atau tidak. Mungkin juga dukungan yang dimaksud memang berdomisili di Kotamobagu atau penduduk luar daerah.

“ Tahapan calon perseorangan melalui jalur independen  akan digelar kurang lebih satu bulan sejak akhir pemasukan berkas, dan pendaftaran akan dilakukan secara bersamaan dengan jalur partai politik yang akan dilaksanakan  Januari nanti,” tutupnya.

Perlu diketahui, tahapan Pilkada serentak 2018, KPU Kotamobagu sudah mulai melakukan sosialisasi, serta persiapan pembentukan pelaksana kegiatan pemungutan suara dari tingkat desa hingga kecamatan.
Salah satu tahapan adalah terkait calon perseorangan atau independen. (dul)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY