Empat SKPD Boltim Miliki Pimpinan Baru

0
176

sulawesipost.com, KOTAMOBAGU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali melakukan penyegaran bagi pejabat esselon II dan III dengan mengisi empat pejabat baru. Pengisian jabatan tidak bersifat definitif namun sebagai Pelaksana tugas (Plt).

Pelaksanaan pemberian mandat sebagai Plt berlangsung diruangan rapat Wakil Bupati (Wabub) yang dipimpin langsung Wabub Rusdi Gumalangit.

Melalui sambutanya, Wabub berharap agar para pejabat baru, dapat menjalanka tugas dengan baik.

” Selamat bertugas bagi pejabat yang baru saja diberikan tanggungjawab. Diharapkan bisa bekerja dan melankan tugas dengan baik,” ujar Papa Keken sapaan Rusdi Gumalangit.

lanjutnya, pejabat yang baru saja diberikan tugas baru, merupakan hasil penilaian dari pimpinan. Dan mereka dianggap mampu untuk menjalankan tugas tersebut.

” Setiap pejabat mendapat penilaian dari pimpinan. Untuk itu, dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab harus patuh dan tunduk pada aturan,” tuturnya.

Wabub juga menghimbau kepada pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa menciptakan suasana dan kondisi kerja yang nyamandengan para staf.

”  Saling berkoodinasi dan bangun hubungan dengan bawahan. berikan rasa nyaman ditempat tugas. jika ini terjaga tentunya akan pekerjaan dapat dijalani dengan baik. Sebagai pejabat, harus mampu menjaga dan menjunjung tinggi etika sebagai seorang pejabat,” tambah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Boltim ini.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Boltim, Robbi Mamonto mengatakan, komposisi ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

” Ini merupakan hal yang biasa. Pada intinya untuk meningkatkan kinerja Pemerintah,” ungkap Robbi (Eka)

 Grafis
pejabat yang mendapat SK sebagai Ptl

1. Amin Musa SH MH (Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga)

2. Rudi Suardi Malah (Plt Kepala Badan Kesbangpol)

3.Hendra Tangel SH MM (Plt Kepala Bagian Hukum)

4. Kisman Paputungan (Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa).

BAGIKAN

LEAVE A REPLY