Gelontorkan Dana Triliun, PT TRR Bakal Bangun Rumah Sakit dan Universitas di Kotamobagu

0
269

sulawesipost.com, KOTAMOBAGU—  PT Tiara Rayhana Ratuselmina (TRR) dipastikan akan berinvestasi di Kota Kotamobagu, dengan membangun Rumah Sakit dan Universitas, yang rencanaya berlokasi di Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur. Ini dibuktikan dengan pertemuan antara Pihak managemen PT TRR dan pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, serta Dewan Perwakilan Dewan Daerah (DPRD) Kotamobagu, yang dilaksanakan di kantor PT TRR, Senin (13/11) jalan Siliwangi kelurahan Kotobangun, kecamatan Kotamobagu Timur. Melalui pertemuan itu, Pihak PT TRR akan menggelontorkan dana hingga 5,3 Triliun untuk membangun Universitas dan Rumah Sakit.

Direktur PT TRR, Rukli Mokoginta S.Sos saat memaparkan rencana pembangunan Universitas dan Rumah Sakit mengatakan, bangunan yang nantinya akan dibangun di Kelurahan Motoboi Besar konstruksinya berskala internasional.

“ Tahap pembangunan rumah sakit dan universitas tentunya, membutuhkan tenaga konstruksi, serta jumlah pekerja yang cukup besar, dan itu akan kami proriataskan masyarakat Bolang Mongondow Raya khususnya Kotamobagu,” ujar Rukli.

Lanjutnya, jika telah rampung, maka tenaga ahli dan medis sangatlah diperlukan. Sebab untuk rumah sakit akan dibangun kurang lebih 364 ruangan. Sedangkan untuk universitas  kurang lebih ada 10 fakultas yang akan dibangun.

“ Untuk itu, kami mengharapkan kepada pihak Pemkot dan DPRD Kotamobagu dapat membantu memproses perizinan yang saat ini sedang berjalan,” harapnya.

Dalam pertemuan itu, pihak DPRD Kotamobagu, melalui ketua Komisi satu, Kadir Rumoroy sangat mendukung rencana PT TRR untuk berinvenstasi di Kotamobagu. Menurutnya, dengan berinvestasinya PT TRRS di Kotamobagu, akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kotamobagu.

“ Kami mendesak pihak Pemkot Kotamobagu untuk memudahkan segela bentuk perizinan. Sebab, ini adalah investasi terbesar di Kotamobagu. Dan ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kotamobagu,” kata Kadir

Tempat yang sama, pihak Pemkot Kotamobagu,  dalam hal ini Walikota Kotamobagu melalui Kepala Bidang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kotamobagu, Rusdi Pudul mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu rekom dari BAPPEDA terkait RTRW lokasi pembangunan mega proyek tersebut.

“ Ijin prisipnya akan kami keluarkan jika rekomendasinya sudah,” tutur Pudul.

Pada pertemuan ini dihadiri sejumlah Pejabat Pemkot Kota Kotamobagu, Anggota DPRD Kota Kotamobagu Bob Paputungan, Herry Angky Coloay, Agus Suprijanta dan General Manejer Moh. Z. Golonggom serta seluruh staf manajemen PT. Tiara Rayhana Ratu Selmina (***)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY