KPU Bentuk PPDP Kecamatan, PPDP : Mereka Akan Jujur, Adil Dan Bertanggung Jawab

0
121
Pilkada: para petugas PPDP saat mengikuti Bimtek yang dilaksanakan KPU Kota Kotamobagu, di ballroom hotel sutanraja, Selasa (16/01/2018). (***)

sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu meresmikan 242 Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) se- Kota Kotamobagu. Kegiatan tersebut, dilaksanakan di Ballroom hotel Sutanraja, Kotamobagu, Selasa (16/01). Setelah meresmikan ke-242 PPDP dari empat kecamatan yang ada di Kota Kotamobagu. setelah itu, KPU Kotamobagu langsung melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk menghindari permasalahan yang akan terjadi bagi para anggota PPDP pada saat di lapangan nanti.

Setelah pelaksanaan Bimtek, ke-242 Anggota PPDP melakukan pendatangan pakta integritas dan pengambilan sumpah, agar bekerja dengan jujur  adil serta penuh tanggung jawab.

Melalui Komisioner KPU Kotamobagu,  Divisi Perencanaan dan Data Asep Sabar SIP mengatakan, ke-242 PPDP telah menyatakan sikap mereka untuk bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi, bahkan dituntut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan jika melakukan kesalahan dan kekeliruan.

“ Bahkan mereka telah berjanji untuk tidak melakukan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), serta menolak pemberian dan perjanjian dalam bentuk apapun. Bahkan, mereka berjanji akan bekerja menyelenggarakan pemilihan dengan asas langsung, umum, bebas dan rahasia, serta jujur dan adil (luber jurdil),” ungkap Aseb.

Dalam penandatangan itu, Aseb menambahkan, mereka telah menyampaikan sembilan poin yang harus mereka kerjakan, diantaranya melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dengan baik dan benar. Sebab, keberadaan PPDP sangatlah penting dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. Sehingga pihaknya mengharapkan, agar para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) bisa mengawal keraj para PPDP.

“ PPDP merupakan ujung tombak dalam pemilihan. Untuk itu, kami berharap jangan sampai pada tahapan Coklit mereka menemui masalah. Dan jika hal itu terjadi, sudah pasti permasalahan akan mereka temui selama proses tahapan. Untuk PPK dan PPS dapat membantu mengawal mereka untuk menjalakan pekerjaan mereka dalam melakukan Coklit,” Tambah mantan Jurnali ini.

Selain itu, tugas para PPDP adalah mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak kepada masyarakat yang mereka temui.

“ Mereka merupakan corong dari KPU untuk mensosialisasikan tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota kepada pemilih dan wajib pilih, agar pada saat hari pencoblosan pada tanggal 24 Juni nanti, para pemilih dan wajib pilih telah terdaftar sebagai pemilih,” tutup Aseb. (dul)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY