Pesta Miras, Dunggio Kehilangan Nyawa

0
56

lustrasi (Foto : elshinta.com)

sulawesipost.com, MANADO- FK alias Hamlet melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis besi putih yang mengakibatkan Roy Dunggio alias Tuyul meninggal dunia.

Informasi yang didapat, peristiwa tersebut terjadi saat mereka sedang melakukan pesta minuman keras (Miras) di Kelurahan Ranomut, Lingkungan I, Kecamatan Paal Dua, Senin (18/19) kemarin.

Berdasarkan keterangan dari saksi Ronald Lempas (43) warga Kelurahan Tataaran I, Lingkungan II, Kecamatan Tondano Selatan mengatakan, awalnya ia dan korban bertemu di rumahnya. Korban pun kemudian mengajaknya untuk minum miras jenis cap tikus.

” Saat kami sedang minum, tiba – tiba FK datang ke rumah saya dengan maksud ingin bergabung minum bersama,” ujarnya.

FK lalu mengajak saya dan korban untuk pergi ke rumahnya dengan maksud untuk melanjutkan acara pesta miras. ” Saat kami sampai di rumah FK, saya sempat duduk minum bersama korban dan pelaku, sekitar pukul 10.30 Wita pelaku masuk kedalam kamar dan langsung berteriak. Mendengar hal tersebut, korban langsung melihat ke dalam kamar dengan maksud mengecek kondisi FK,” ujarnya.

Lebih lanjut Lempas menuturkan saat korban membuka hordeng pintu kamar, tiba-tiba FK langsung menikam korban dengan menggunakan sajam sebanyak satu kali sehingga mengakibatkan luka sobek pada bagian perut korban dan mengeluarkan darah.” Ketika melihat kejadian tersebut saya pun langsung berlari keluar rumah dengan tujuan meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tikala AKP Bartholomeus Dambe membenarkan adanya kejadian tersebut.

” Kami dari pihak Kepolisian telah melakukan penggalangan kepada keluarga korban agar bisa mencegah terjadinya aksi balasan,” tuturnya.

Ia juga menerangkan penyebab terjadinya kejadian tersebut masih sedang diselidiki, namun dugaan sementara pelaku mengalami stres berat atau depresi.

” Pelaku dimungkinkan mengalami gangguan kejiwaan dikarenakan stres berat yang dialami,” tandasnya. (Nal)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sulawesi/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY