Muncul Calon Independen, Ferry Ajak Benahi Pilkada

0
80

” Pengamat politik Sulut Ferry Daud Liando” (Foto : Aldi Pioh)

sulawesipost.com, MANADO- Pesta demokrasi tinggal menghitung bulan, sudah mulai banyak bakal calon mendaftar di Sekretariat partai untuk mendapat tiket maju dalam pertarungan pemilihan walikota (pilwako) di tahun 2020.

Dari deretan bakal calon walikota yang mendaftar lewat partai, kini hadir calon melalui jalur independen yang siap bertarung di pilwako kota Manado. Hal ini, medapat tanggapan dari salah satu pengamat politik ternama di Sulawesi Utara (Sulut).

Ferry Daud Liando mengatakan sejarah munculnya calon independen merupakan sebuah koreksi atas kinerja partai politik (Parpol). Selama ini, banyak anggapan publik calon yang di usung oleh parpol sebagian besar tidak dipercaya.

” Masyarakat masih menganggap rekrutmen di parpol melalui proses mahar, kemudian calon yang di usung dari parpol tidak memiliki kapasitas. Oleh karena itu, sebuah usulan dari publik membuat jalur publik selain dari parpol yang dikenal dengan sebutan Independen,” ucapnya saat ditemui wartawan sulawesipost.com. Jumat (22/11)

Jalur independen dapat menampung tokoh-tokoh yang memiliki kemampuan, kecerdasan, etika dan moral bagus, tapi tidak di usung oleh parpol. “Kesempatan bagi tokoh-tokoh yang tidak direkrut oleh parpol dapat menggunakan jalur Independen. Tetapi, semua ada persyaratannya yakni harus di dukung oleh masyarakat lewat kartu tanda penduduk (KTP) dengan jumlah tergantung oleh daftar pemilih,” jelasnya.

Lebih lanjut, Liando menjelaskan semakin baik pemilih, maka akan melahirkan pemimpin yang baik pula. “Pemilih janganlah memilih berdasarkan suap dan sogokan,harus bisa lebih sadar para calon yang datang dengan uang bertanda mereka itu belum memiliki kemampuan,” tuturnya.

Ketua jurusan ilmu pemerintahan Fispol Unsrat ini juga berharap ke depan produk pilkada bisa menjadikan kota Manado lebih baik dan mempersiapkan calon yang tepat, dengan mengetahui track record dan kemampuan dari calon tersebut. ” Kita tidak mungkin memilih calon yang hanya memiliki modal uang saja. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat berbahaya, masyarakat pasti sangat mengharapkan Manado menjadi maju dan lebih baik,” bebernya.

” Kebanyakan dari masyarakat saat ini masih memilih calon yang hanya mengandalkan uang, seharunya rakyat bisa memilih calon yang memiliki kapasitas untuk memiliki tujuan memajukan Manado. Mari kita benahi pilkada menjadi lebih baik,” sambungnya. (Api/Nal)

LEAVE A REPLY