Mencegah Temuan BPK dan Inspektorat Daerah, PD Pasar Adakan Audit Internal

0
36

Tim audit internal yang di pimpin Kabag Keuangan, Paske Modaso”
(Foto : Doc Istimewa)

sulawesipost.com, MANADO –Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado melakukan audit internal untuk mencegah temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Inspektorat Daerah Kota Manado.

Direktur Perusahan Daerah (PD) Pasar Kota Manado, Stenly Suwuh memberikan kepercayaan kepada Kepala Bagian (Kabag) Keuangan, Paske Modaso untuk memimpin langsung kegiatan Audit Internal.

Diketahui, audit internal dilaksanakan untuk tata kelola administrasi baik keuangan maupun data-data.

” Audit internal dilakukan supaya mereview kembali surat pertanggungjawaban (SPJ) yang ada. Hal ini dilakukan agar nanti setelah ada pemeriksaan Inspektorat maupun BPK, semuanya sudah dilengkapi sesuai mekanisme atau peraturan yang ada, tentunya berpijak pada SOP,” ujar Stenly Suwuh.

Lebih lanjut, Suwuh mengatakan bahwa audit internal yang telah dilakukan, harus sesuai setelah ditunjuknya Kabag Keuangan sebagai penanggung jawab akan laporan. ” Seperti yang dicantumkan pada pemeriksaan tahun lalu ada catatan khusus dari LHPBPK tahun 2018 silam,” ungkapnya.

” PD Pasar Kota Manado memiliki fungsi pengawasan Internal khususnya keuangan, saat itulah dilakukan Audit tiap tahun dan ada temuan,” sambungnya.

Sementara itu, Kabag Keuangan PD Pasar Kota Manado, Paske Modaso menjelaskan bahwa pd pasar melakukan audit Internal ini agar pengelolaan data dan keuangan lebih bermutu dan diharapkan menjadi percontohan.

” Rata-rata di setiap organisasi mempunyai pengawasan Internal. Apalagi birokrasi atau organisasi pemerintah, dan kami termasuk BUMD yang dibentuk sesuai Perda dan fungsi inilah yang sementara kami terapkan yang rutin setiap jelang akhir tahun,” jelasnya.

Madaso juga menuturkan, hal ini merupakan suatu tindakan follow up temuan LHPBPK 2018 tentang audit internal dan dilakukan terus menerus agar sistim perusahaan semakin baik dalam tata kelola.

” Kami mengecek semua berkas yang ada dari bulan Januari hingga November ini mana yang belum lengkap seperti nota pembelian, dokumen harus dibubuhi cap, atau lampiran foto, nah ini yang akan kami upayakan semuanya sudah dilengkapi lewat proses demikian,” tuturnya.

Dengan begini dapat mengamankan perusahaan dari temuan temuan yang tidak baik untuk perusahaan daera pasar, dengan harapan ketika sudah lengkap pada pemeriksaan berikutnya tidak ada problem. ” Setelah aman, kami akan berfokus pada profit oriented, dimana perusahaan harus mempunyai keuntungan dan lebih mensejahterakan karyawan yang ada,” tandasnya. (Nal)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sulawesi/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY