Mendaftar di Golkar, Sehan Berharap Dampingi CEP 

0
107

” Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado Boby Daud bersama tim mendampingi Ketua DPW PAN Sulawesi Utara (Sulut) Sehan Salim Landjar mendaftar di Partai Golkar sebagai bakal calon Wakil Gubernur “
(Foto : Aldi Pioh)

sulawesipost.com, MANADO-Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado Boby Daud bersama rombongan mendampingi Ketua DPW PAN Sulawesi Utara (Sulut) Sehan Salim Landjar memenuhi undangan untuk mendaftar sebagai bakal calon Wakil Gubernur Sulut di kantor DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulut, Senin (02/12).

Pantauan sulawesipost.com, kedatangan Sehan bersama rombongan disambut baik oleh tim seleksi (Timsel) Partai Golkar.

Dalam sambutannya, Sehan Landjar menuturkan rasa terimakasih karena telah diterima oleh Partai Golkar untuk mendaftar sebagai bakal calon. ” Hal ini merupakan rencana lama, sudah dua tahun komunikasi saya dengan Ketua Partai Golkar DPD 1 Provinsi Sulut dibangun. Beranjak dari keputusan rakerwil yang kami laksanakan kemarin, di mana seluruh pengurus DPD PAN Provinsi Sulut dan DPW merekomendasikan agar saya wajib hukumnya mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur di Partai Golkar,” ujarnya.

Sebagai seorang politisi, Landjar menuturkan dirinya bersama Christiany Eugenia Paruntu (CEP) telah menujukan kemampuan sebagai Bupati selama dua periode, tentu punya keyakinan besar bahwa Sulut dapat dirubah menjadi lebih baik lagi.

” Saya sangat berterima kasih karena ketua dan seluruh kader Partai Golkar ternyata punya harapan yang sama dengan kami, agar saya bisa mendampingi CEP dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti. Ini tentunya bukan persoalan yang mudah, namun tidak ada yang tak mungkin, semuanya pasti bisa jika kita mempunyai keinginan,” ungkapnya.

Landjar juga mengatakan, ini merupakan langkah awal karena selama ini walaupun namanya digulir dan rakyat masih terus bertanya tentang kepastian ia akan maju sebagai calon atau tidak. ” Hari ini saya menyatakan untuk siap maju lewat Partai Golkar,” tegasnya.

Bupati Bolaang Mongondow Timur juga menegaskan secara spesifik pendaftaran sebagai bakal calon wakil Gubernur, karena pertama tentunya sebagai politisi ia menyadari bahwa PAN hanya dengan dua kursi tidak boleh ambisi untuk menjadi calon Gubernur karena Golkar memiliki tujuh kursi tentunya secara politik lebih pantas Golkar dari pada PAN, ditambah lagi Ketua Golkar Sulut tidak diragukan lagi kemampuannya karena sukses memimpin Minahasa Selatan (Minsel) selama dua periode.

” Semoga dengan penyatuan Golkar dan PAN di tingkat provinsi, bisa menyatukan hingga di semua tujuh kabupaten kota. Kami tetap menunggu keputusan karena Golkar merupakan partai besar tidak serta merta memutuskan calon yang akan diusung dengan mudah, namun pastinya akan melalui tahapan dan mekanisme tersendiri. Seperti apa nanti hasilnya saya menyerahkan sepenuhnya kepada Partai Golkar,” tandasnya. (Api/Nal)

LEAVE A REPLY