Lantamal VIII Gelar Penyegaran BMN

0
25

“Foto bersama seusai kegiatan”
(Istimewa)

sulawesipost.com, MANADO- Pangkalan utama TNI AL (Lantamal) VIII menggelar acara Penyegaran Bidang Manajerial Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) digedung Yos Sudarso Markas Komando Lantamal VIII, Selasa (3/12).

Diketahui, kegiatan tersebut di buka oleh Kepala Pusat (Kapus) BMN, Baranahan Kemham Brigjen TNI Marrahmat, SIP, MTr. Kegiatan yang melibatkan instruktur dari Kemgan tersebut diselenggaran sehari dan diikuti perwakilan Perwira Menengah, Perwira Pertama dari Kodam XIII Merdeka, Lantamal VIII, Lanudsri beserta jajarannya masing masing.

Komandan Lantamal VIII (Danlantamal VIII) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, MMar, Stud, dalam sambutan yang di bacakan Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo menyampaikan, seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya teknologi informasi yang menuntut efisiensi telah berdampak terhadap pengembangan aplikasi teknologi yang ditetapkan pada sistem kodifikasi guna meningkatkan pelayanan bekal ulang yang efektif dan efisien. ” Pengelolaan BMN yang semakin berkembang dan kompleks perlu dikelola secara optimal sehingga diharapkan akan terwujud tertib administrasi, tertib hukum dan tertib fisik pada satker masing-masing di TNI,” ucapnya.

Danlantamal VIII juga berharap,dengan adanya Kegiatan BMN ini dapat bermanfaat bagi semua peserta Lantamal VIII. ” Kegitan yang dilaksanakan ini semoga dapat memberikan manfaat bagi semua peserta,” ujarnya.

Ditempat yang sama Kapus BMN Baranahan Kemhan juga mengatakan, penyegaran bidang manajerial pengelolaan BMN yang dilaksanakan oleh Pus BMN ini sengaja dikhususkan untuk strata perwira dan lebih diutamakan Perwira Menengah atau PNS sederajat.

” Semua ini berdasarkan analisa dan evakuasi oleh Pus BMN Baranahan Kemhan bahwa sebagian besar temuan BPK RI dan permasalahan lainnya dikarenakan atau disebabkan kebijakan yang kurang tepat.Permasalah tersebut tentunya diselesaikan pada strata perwira bukan pada operator,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Marrahmat menuturkan Pus BMN tingkat kementerian terus berupaya memperbaiki pengelolaan BMN di lingkungan Kemhan dan TNI menjadi lebih baik. ” Kami menyadari dengan keternatasan yang ada tidak semua permasalahan dapat tertangani, untuk itu peran masing masing UO, satuan kerja dan sub satuan kerja sangat diperlukan,” pungkasnya.(St)

 

LEAVE A REPLY