Danlantamal VIII Pimpin Ambil Sumpah 32 Perwira

0
46

“Foto bersama Danlantamal VIII beserta jajaran dengan 32 perwira yang mengikuti ambil sumpah penyidik tindak pidana tertentu di laut”
(Doc Istimewa)

sulawesipost.com, MANADO-
Komandan Lantamal (Danlantamal) VIII Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta, MMar, Stud memimpin langsung pengambilan sumpah 32 orang Perwira Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII sebagai penyidik tindak pidana tertentu di laut.Kegiatan ini bertempat di Ruang Serbaguna Markas Komando Lantamal VIII, Jalan Yos Sudarso Nomor 1 Kairagi Weru, Pall Dua. Senin (9/11).

Diketahui 32 orang perwira penyidik yang berasal dari Mako Lantamal VIII dan Lanal jajarannya nantinya akan menerima pembekalan tentang keamanan laut, penggalangan dan pengendalian wilayah pertahanan laut serta prosedur penyidikan, penuntutan dan pelimpahan berkas perkara ke pengadilan.

Dalam sambutanya, Sipasulta menyampaikan bahwa pengambilan sumpah perwira penyidik tindak pidana tertentu di laut ini merupakan wujud dari upaya untuk membina, memelihara dan meningkatkan kemampuan sekaligus peningkatan sumber daya manusia di Lantamal VIII dengan tujuan mempersiapkan tenaga penyidik yang profesional di bidang keamanan laut.

” Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini yakni meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kemampuan dan keterampikan di bidang hukum laut khususnya dalam hal penegakan hukum di laut yang menjadi tugas kewenangan TNI AL,” ujarnya.

Danlantamal VIII melanjutkan,terlaksananya kegiatan operasi keamanan laut diwilayah kerja Lantamal VIII dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut.

” Terlaksananya proses penyidikan tindak pidana tertentu di laut, tentunya sesuai dengan ketentuan serta keterjalinnya koordinasi yang baik antara TNI AL dengan instansi terkait lainnya dalam bidang penyidikan tindak pidana tertentu di laut,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Asisten Danlantamal VIII, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja serta Komandan yang berada di Lantamal VIII. (ST/Nal)

LEAVE A REPLY