Turlap Ke TPA Sumompo, Komisi Tiga Siap Ajak DLH Manado Cari Solusi Bersama

0
16
"Ketua Komisi Tiga DPRD Manado Roni Makawata, Jurani Rurubua, Luki Datau, dan Jein Sumilat saat berada di lokasi TPA" (doc Istimewa)

sulawesipost.com, MANADO-Empat anggota Komisi tiga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado turun lapangan untuk meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terletak di Kecamatan Tuminting, Kelurahan Sumompo, Sabtu (4/1).

Diketahui empat anggota dewan tersebut yakni Ketua Komisi tiga Roni Makawata, Jurani Rurubua, Luki Datau, dan Jein Sumilat.

Pantauan sejumlah wartawan saat berada di Lokasi terlihat ada sekita 40 kendaraan pengangkut sampah (Mobil dan Motor) masih terparkir di badan jalan dekat tempat pembuangan sampah.

Informasi yang didapatkan puluhan kendaraan tersebut sudah terparkir sejak sekitar Pukul 04.00 Wita, hal ini dikarenakan tidak ada lagi tempat yang kosong untuk membuang sampah di TPA.

Masalah lain yang ditemukan ada alat berat berjenis exskapator yang terparkir atau belum bisa digunakan, dikarenakan mengalami kendala tidak mempunyai bahan bakar minyak (BBM) bejenis Solar. Akibat dari hal tersebut, banyak sampah yang tertumpuk dan limbahnya mengalir hingga ke jalan.

Saat ditemui awak media, Ketua Komisi Tiga DPRD Manado, Roni Makawata menjelaskan ketika turun lapangan (Turlap) didapatkan peralatan yang beroperasi kurang maksimal.

” Saya sangat heran dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, karena tidak mampu membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar untuk alat berat yang digunakan di TPA,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Makawata, karena ketidak adanya BBM untuk mengoperasikan alat berat tersebut maka terjadilah antrean kendaraan pengangkut sampah. ” Bisa dilihat, sekarang sampah di TPA sudah penuh hampir sampai di depan pintung gerbang masuk,” ungkapnya.

Ketua Komisi tiga memberi solusi untuk DLH Kota Manado dalam mengatasi persoalan tersebut, dengan cara menyewa alat berat untuk membantu yang sudah ada karena dinilai dengan banyaknya alat berat yang bekerja pasti akan lebih cepat. ” Ketersediaan solar juga merupakan hal yang sangat penting dalam menangani persoalan ini, sebab perputaran sampah di Kota Manado makin hari lebih tinggi,” tuturnya.

” Jangan pernah kita biarkan hal seperti ini, karena bisa berpengaruh buruk pada kesehatan masyarakat sekitar yang ada disini,” lanjutnya.

Roni juga menambahkan Pihaknya akan memanggil DLH Kota Manado agar bisa bersama sama mencari solusi menangani persoalan ini sambil menunggu TPA yang baru dibuka. ” Setidaknya sambil menunggu, kita harus bisa siapkan solusi jangka pendek mengatasi persoalan seperti ini,” tandasnya.(Nal)

LEAVE A REPLY