Arto Temukan Arsu Sudah Tidak Bernyawa di Dalam Kamar Kost

0
65
"Ilustrasi"

sulawesipost.com, MANADO-Arsu Widya Winarto (47), warga Jl. Pakubuwono, Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi ditemukan sudah tidak bernyawa lagi di dalam Kamar Kostnya yang terletak di Kelurahan Paniki Bawah, Lingkungan I, Kecamatan Mapanget Kota Manado, Kamis (9/1).

Menurut keterangan dari saksi, Arto Topolo (40) warga Padang Jaga Satu, Kecamatan Bintauna mengatakan sekitar pukul 07.30 Wita, ia masuk ke kamar milik korban untuk mengecek korban. “Saya dimintakan tuan rumah untuk sering mengecek kondisi korban sejak satu minggu yang lalu dikarenakan korban dalam keadaan sakit. Saya mengetahui korban sebelumnya sempat masuk di Rumah Sakit (RS) dan semenjak korban sakit Ibu pemilik kost sering mengurus makan dan minum dari korban,” ujarnya.

“Saat masuk saya melihat korban dalam posisi tidur mengahadap ke plafon. Saya sempat memanggil – mangil namanya, namun tidak di respon oleh korban. Saya kemudian langsung memanggil pemilik kost,setelah mengecek korban yang sudah tidak ada respon,” sambungnya.

Sementara itu, Pemilik Kost Arnold Tahulending (59) menuturkan korban di temukan pertama oleh Arto Topolo sekitar pukul 07.30 Wita. ” Arto yang memberitahu saya bahwa korban sudah tidak ada respon,” ucapnya.

Tahulending juga menjelaskan, korban sempat masuk RS Auri sekitar satu minggu yang lalu karena sakit maag kemudian mendapat rawat jalan. ” Istri saya sempat mengurus korban dengan membuat bubur dan teh panas untuk di konsumsi korban. Kemarin malam korban sempat mengeluh dan memijad badannya sendiri,” tuturnya.

” Karena korban dalam keadaan sakit, saya menelepon keluarga korban yang berada di Jakarta, meminta agar segera menjemput korban dan di bawah pulang ke Jakarta untuk dirawat,” lanjutnya.

Di sisi lain, Mandor korban Eko Supriyono (34) warga Desa Kima Bajo, Jaga Satu, Kecamatan Wori mengungkapkan, korban sempat mengeluh sakit sejak masuk kerja konstruksi di Puskesmas Paniki Bawah, sekitar seminggu lalu. ” Saat itu korban sempat dibawa ke RS AURI karena mengeluh sakit maag dan sakit pada bagian dada. Tapi korban tidak dirawat inap, tetapi rawat jalan dan diberikan obat dari dokter,” singkatnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mapanget, Iptu M Ilham Mattulangi membenarkan adanya kejadian tersebut. ” Saat ini sedang dilakukan koordinasi dengan pemerintah setempat serta pihak keluarga untuk pemakaman korban. Kami juga telah membuat surat penolakan outopsi atas permintaan keluarga karena menganggap kematian korban karena sakit yang dideritanya,” tandas Iptu M Ilham Mattulangi. (Nal)

LEAVE A REPLY