Hadiri Paripurna, Wawali Beri Apresiasi Kinerja DPRD

0
30
"Rapat paripurna dipimipin oleh Wakil Ketua DPRD Kotamobau Syarifuddin Juaidi Mokodongan SH yang didampingi Wakil ketua II DPRD Herdy Korompot" (doc sulawesipost.com)

sulawesipost.com, KOTAMOBAGU- Wakil Walikota (Wawali) Kotamobagu Nayodo Koerniawan SH menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam rangka pembukaan masa persidangan tahun 2020 dan pembicaraan tingkat satu, di ruang sidang DPRD Kotamobagu, Rabu (15/1).

Diketahui, ada enam hal yang dibahas dalam rancangan peraturan daerah (Ranperda) yakni inisiatif tentang kelembagaan adat, retribusi penjualan benih tanaman, retribusi pemakaian kekayaan daerah, pengendalian dan pengawasan memarah telekomunikasi, perubahan atas perdana nomor 9 tahun 2016 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, serta perubahan kedua Perda nomor 15 tahun 2012 tentang izin mendirikan bangunan.

Rapat tersebut dipimipin oleh Wakil Ketua DPRD Kotamobau Syarifuddin Juaidi Mokodongan SH yang didampingi Wakil ketua II DPRD Herdy Korompot dan dihadiri segenap anggota DPRD Kota Kotamobagu serta unsur forkopimda, para pejabat tinggi pratama dilingkup Pemrintah Kota (Pemkot), camat serta lurah dan sangadi sekota Kotamobagu.

Dalam sambutannya, Wawali Nayodo Koerniawan SH menyampaikan bagi pihak eksekutif di ajukannya enam Ranperda. ” Inisiatif Dewan ini merupakan sebuah langkah maju dan gambaran nyata akan semangat kebersamaan antara pihak eksekutif dan legislatif yang dilandasi dengan niat tulus untuk terus bersama dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat di daerah ini,” ujarnya.

“Keinginan bersama untuk terus memajukan daerah serta mensejahterakan masyarakat, dapat terlihat dari diajukan enam ranperda inisiatif dewan ini, sehingga atas nama pihak eksekutif dengan ini, untuk selanjutnya dibahas bersama sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” sambungnya.

Lebih lanjutnya, Koerniawan menambahkan dalam kesepakatan ini juga diagendakan pembicaraan tingkat dua, penetapan ranperda tentang perubahan ranperda nomor 7 tahun 2012 tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor (ranmor) menjadi peraturan daerah. “Tentunya hal ini menjadi salah satu bagian penting bagi pemerintah Kotamobagu, untuk meningkatkan jumlah PAD. Di mana dalam rangka mengoptimalisasi pendapatan asli daerah,”tuturnya.

Wawali juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas segala upaya yang telah dilakukan pihak legislatif, sehingga ranperda tentang retribusi kendaraan bermotor dapat di tetapkan menjadi perda. ” Dalam kesempatan ini, atas nama pribadi dan pihak eksekutif kami menyampaikan penghargaan setinggi tingginya di sertai ucapan terimakasih kepada pimpinan dan segenap anggota yang telah membahas ranperda tentang retribusi kendaraan bermotor, sehingga akhirnya dapat di tetapkan menjadi perda melalui sidang paripurna pada sore ini, “tandasnya. (Denny)

LEAVE A REPLY