Sambut Tahun Baru Imlek, Dua Maskapai Buka Rute Penerbangan Ke Cina

0
26
"Saat memnerikan bingkisan dan secara simbolis dilakukan pengalungan kain bentenan bagi perwakilan cabin crew dan penumpang sebagai simbol keramahtamahan" (doc ist)

sulawesipost.com, MANADO– Antusias wisatawan mancanegara asal Cina untuk datang berwisata ke Sulawesi Utara (Sulut) nampaknya tidak pernah surut bahkan selalu meningkat, hal ini terlihat dari bertambahnya rute penerbangan charter dari Cina ke Manado, Kamis (16/01).

Diketahui, Citilink secara resmi kembali membuka rute penerbangan charter baru yakni rute Guiyang (KWE) Manado (MDC), kemudian disusul dengan Lion Air yang rencananya pada Sabtu (18/01) mendatang akan mengoperasikan kembali rute Manado (MDC) Hangzhou (HGH).

Maskapai Citilink Indonesia dengan nomor penerbangan QG 5921 menggunakan pesawat Airbus a320 telah mendarat di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado pada Kamis pagi (16/01) pukul 07.00 WITA setelah melalui perjalanan udara selama kurang lebih lima jam dari Bandara Internasional Guiyang Longdongbao yang berada di Provinsi Guizhou, Cina dengan membawa 98 penumpang.

Maskapai Citilink Indonesia akan melayani penerbangan charter dari dan ke Guiyang sebanyak satu kali dalam seminggu, sedangkan Lion air yang jadwalnya akan melakukan pendaratan perdana di Bandara Sam Ratulangi Manado pada hari Sabtu (18/01) pukul 07.50 WITA akan melayani penerbangan charter dari dan ke Hangzhou sebanyak tiga kali dalam seminggu.

“Foto bersama seusai memberikan bingkisan dan secara simbolis dilakukan pengalungan kain bentenan bagi perwakilan cabin crew dan penumpang sebagai simbol keramahtamahan”
(doc ist)

General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado Minggus E T Gandeguai mengatakan menyambut datangnya para penumpang asal negeri tirai bambu ini, manajamen Bandara Sam Ratulangi Manado telah menyiapkan bingkisan dan secara simbolis dilakukan pengalungan kain bentenan bagi perwakilan cabin crew dan penumpang sebagai simbol keramahtamahan serta ucapan selamat datang di Sulawesi Utara.

” Sebagai pintu gerbang untuk masuk dan keluarnya para wisatawan di Sulawesi Utara, tentunya menjadi tanggung jawab kami di Bandara Sam Ratulangi untuk terus menjaga kesan pertama dan terakhir, apalagi terus meningkatnya minat dari para wisatawan mancanegara utamanya dari negeri cina untuk berkunjung di daerah nyiur melambai ini,” ujarnya.

Minggus juga menambahkan bahwa berdasarkan data Imigrasi TPI I Manado, sepanjang tahun 2019 tercatat sebanyak 116 144 turis Cina masuk ke Sulawesi Utara melalui Bandara Sam Ratulangi Manado atau meningkat 8,5 persen dibandingkan tahun 2018.

“Melihat hal tersebut maka manajemen melakukan pembenahan melalui proyek perluasan baik gedung terminal dan parkir serta renovasi gedung terminal eksisting guna mengakomodir jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang selalu naik setiap tahunnya serta utamanya untuk meningkatkan kepuasan para pengguna jasa di Bandara Sam Ratulangi ini,” tandasnya. (*/Nal)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sulawesi/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY