Dua SDN Akan Digabung, Lumentah : Ini Keputusan Pemerintah

0
23
(doc ist)

sulawesipost.com, MANADO-
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 23 Manado yang rencananya akan digabungkan atau dimerger ke SDN 56 Manado yang bertempat di Kelurahan Dendengan Dalam, sontak mendapat penolakan dari alumni dan orang tua murid SDN 23 yang tidak terima untuk kedua sekolah ini gabungkan dengan berbagai alasan.

“Salah satu bukti penolakan yang dipajang di pohon tepat di depan SDN 23”
(doc sulawesipost.com)

Saat ditemui wartawan sulawespost.com, Kepala Sekolah Dasar Negeri 56 Manado Altje Lumentah Spd mengungkapkan siap menerima segala bentuk keputusan dari pemerintah. “Ini kan merupakan keputusan dari pemerintah, jadi saya tetap mau tidak mau harus menerima hal tersebut dan tidak bisa menolak,” ujar Altje di Ruangan Kerjanya, Jumat (24/1).

Lumentah juga menegaskan di SD Negeri 56 tidak pernah ada penolakan untuk calon peserta didik yang cacat. “Pendidikan milik semua orang, di sekolah ini tidak pernah ada pembatasan untuk siapa saja yang ingin mengenyam pendidikan termasuk anak cacat, namun ketika anak itu cacat yang tidak memungkinkan untuk masuk sekolah biasa seperti ini ya pasti kami akan arahkan ke Sekolah Luar Biasa,” jelasnya.

Dilihat dari hal kecil saja, di SDN 56 ketika murid tidak masuk dua hari tanpa keterangan, lanjut Altje menuturkan akan langsung membuat surat pemanggilan orang tua untuk dimintai penjelasan. “Semua yang telah disampaikan oleh Walikota, Wakil Walikota dan Kepala Dinas Pendidikan selalu saya caba terapkan di Sekolah ini,” tandasnya. (Nal)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/sulawesi/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY