SMPN 1 KK Melakukan Penyembelihan Hewan Kurban, Satar : Kurban Hakikatnya Mendekatkan Diri Kepada Allah

0
33
Kepsek menyerahkan daging kurban ke siswa yang berhak menerima

sulawesipost.com, KOTAMOBAGU— Keluarga besar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kota Kotamobagu (KK) melakukan penyembelihan hewan kurban, Sabtu (01/08) di halaman olahraga SMPN 1 KK. Penyembelihan ini melalui kegiatan Rohani Islam (Rohis). Daging kurban diserahkan langsung oleh kepala sekolah SMPN 1 KK, Satar Dundo MPd dan wakil kepala sekolah Mitje D Rumuat SPd, serta diikuti oleh para pengurus Komite yang diketua oleh Ir Hi Jamalidin. Proses penyembelihan hingga penyaluran SMPN 1 KK tetap mengikuti dan mematuhi himbauan protocol Kesehatan Covid 19 dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang hewan atau daging kurban, serta memakai masker dan menjaga jarak

Kepala SMPN 1 KK, Satar Dundo mengatakan, makna dari Idul Adha dan hakikat qurban itu sendiri sangatlah luas, karena mencerminkan hubungan secara vertikal kepada Allah SWT (Habluminallah) dan hubungan secara horizontal sesama manusia (Habluminannas).

“ Memang secara lahiriah setiap yang berkorban menyembelih hewan qurban dan membagikannya kepada sesama, secara sederhana mengorbankan sesuatu yang kita miliki untuk sesuatu yang lebih utama sebagai syukur dan upaya kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus berbuat kebajikan yang luhur atau ihsan kepada sesama,” tutur kepsek.

Papa Ucok (sapaan Kepsek) melanjutkan, berkurban juga memiliki hakikat menyembelih sifat-sifat binatang atau hewania yang ada di diri manusia. Sifat-sifat yang tidak taat dengan aturan, tempramen, rakus, tamak, zolim, intoleransi. Terkadang tak pernah merasa puas, jarang bersyukur atas nikmat yang Allah swt berikan, namun sesungguhnya hidup hanya sesaat. Ujung kehidupan adalah akhirat, dimana semua perbuatan dan perkataan dipertanggung jawabkan. Sehingga, makna Qurban inilah segalah perbedaan pada diri manusia harus jadikan kekuatan, sebab yang menciptakan perbedaan adalah Allah SWT, agar semua memikirkan, memahami, mengambil pelajaran, bersyukur dan mendapat petunjuk.

“ Mari kita jadikan momentum Idul Adha dan qurban ini sebagai ikhtiar kita dalam beribadah, mendekatkan diri kepada sang Pencipta alam ini. Untuk itu, teruslah berbuat kebaikan dengan keikhlasan, karena kombinasi keduanya Insya Allah dapat bernilai ibadah disisi Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Kepsek yang juga Sekertaris PGRI KK ini.

(***)

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/sulawesi/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY