Hutan Mangrove Di Bolmut banyak yang Rusak dan Mati

0
63

Sulawesipost.com, BOLMUT— Ribuan hutan Mangrove di Desa Sangtongbolang, Kecematan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan mongering dan mati. Hal ini diakibatkan adanya banjir bandang yang terjadi pada lima bulan yang lalu. Dengan kejadian ini masyarakat dan pemerintah desa sangat menyayangkan kejadian ini. Pemerintah desa berharap, agar Pemerintah Daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolmut agar memperhatikan hal ini.

Kepala Desa (Sangadi) Sangtongbolang, Delvis Basare berharap agar Pemerintah Kabupaten bisa memperhatikan hutan Mangrove yang sudah dipenuhi dengan becek dan lumpur.

“  Masyarakat sangtombolang sering mengeluh terkait persoalan pohon mangrove yang sudah semakin memburuk dan mati. Padah ini adalah jalur yang dilalui oleh Pemda namun tidak pernah memperhatikannya,” tandas Sangadi.

 

Aktivitas penghijauan atau penanaman untuk pemulihan hutan mangrove belum pernah dilakukan oleh Pemda. ” Bagi saya laporan masyarakat sangatlah wajar. Masyarakat bertanya demikian karna mangrove sangat banyak manfaatnya, apalagi bagi masyarat yang bermukim  di dekat pantai. Kegunaanya banyak,  salah satu manfaatnya adalah menghambat laju ombak dan angin kencang” ujar basare

 

Saat ditemui awak media, sangadi sangtombolang Delvis Basare menerangkan, bahwa rombongan pemerintah daerah sering melewati jalur ini. “  Sedangkan posisi kami ini sangat jauh seharusnya pemda dalam hal ini DLH’, ungkapnya

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY