Tidak Menghadiri Undangan Hearing Komisi III, Suriansya : Pihak CV Dwi Karsa Utama “Pandang Enteng”

0
44

sulawesipost.com, BOLMUT- Pelaksanaan dengar pendapat (Hearing) oleh Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), terkait adanya dugaan penyalahgunaan material pada proyek pembangunan Pabrik Service Center (PSC)-119 yang menggunakan air garam mengahadirkan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bolmut, membuat kekesalan bagi para Anggota DPRD Bolmut khususnya Komisi III. Pasalanya, dalam rapat tersebut, hanya pihak kontraktor CV Dwi Karsa Utama tidak menghadiri undangan pelaksanaan hearing. Suriansya korompot mengatakan, diketahuinya pembangunan PCS-119 menggunakan air payau itu berasal dari laporan masyarakat, sehingga komisi III dan komisi satu langsung turun ke lapangan untuk melakukan monitoring hingga sampai pada tahapan hearing.

” Pada rapat ini, yang kami sesalkan ketik hadirannya pihak kontraktor. Seharusnya mereka bertanggungjawab dengan pembangunan ini. Malahan mereka yang tidak hadir dalam rapat ini, ” kesal Suriansya.

Lanjutnya, hal ini merupakan sikap yang tidak sopan ditunjukan pihak CV Dwi Karsa Utama.
” Ini merupakan sikap pandang enteng dari pihak kontraktor kepada DPRD Bolmut,” tuturnya mas bro sapaan akrab Suriansya.

Sekretaris Anggota Komisi satu DPRD Bolmut dari fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Budi Setiawan Kohongi yang akrab disapa Aris ini menambahkan, jika semua pekerjaan dikerjakan oleh kontraktor seperti ini, maka semua pekerjaan amburadul.
“Pekerjaan terus- menerus diserahkan kepada kontraktor-kontraktor yang tidak bertanggungjawab, pastinya akan anjlok seperti ini,” ungkap Kohongia. (Kifli)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY