Maryono: Hukuman 11 Tahun Bagi Pemakai Narkotika

0
6

sulawesipost.Com, MANADO – Kejaksaan Negeri Manado mengadakan acara pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum, yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

” Khusus hari ini adalah tindak pidana hukum yang barang buktinya masih ada, tetapi perkaranya belum selesai” hal ini di sampaikan kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Manado, Maryono SH,MH melalui pidato sambutannya , Kamis ( 10 / 12 )

Maryono juga mengatakan, yang perlu semua ketahui, jadi tidak semua pemakai narkotika itu adalah pengedar dan ada juga pengedar sekaligus sebagai pemakai atau pengguna.

“Terdakwanya seingat saya, di hukum paling ringan 1 tahun karena dia selaku pengguna dan yang tertinggi hukumanya dalam kasus narkotika itu 11 tahun penjara” ungkapnyaM

Melalui media, Maryono juga berharap, agar memberikan imbauan tentang bahaya penyalah gunaan narkotika, obat – obat terlarang dan senjata tajam.

“Jangan macam – macam menyalah gunakan narkotika dan senjata tajam karena resikonya sudah jelas dan ada hukumanya” imbaunya

Ada pun barang bukti narkotika yang akan di musnakan yaitu ,
1. jenis sabu dengan berat 110,38g dari 11 perkara, ganja 339,60g dari 1 perkara, psikotropika ( Ziprax, Aprazolam ) 55 tablet dari 1 perkara.

2. obat – obatan keras ( trixpenedil ) 1.752 butir dari 6 perkara.

3. Senjata tajam ( Sajam ) berupa pisau badik dan parang, 47 buah dari 46 perkara, senjata api ( Senpi ) 1unit dari 1 perkara, senjata Airsoft gun 1 unit dari satu perkara, senjata angin 2 unit dari 1 perkara serta handpone dari berbagai merk 7 buah dari 7 perkara.

Lebih dalam Maryono menjelaskan, kepada awak media bahwa “Pengguna narkotika bisa juga di katakan korban dan perlu di rehabilitasi” jelasnya

Dalam acara tersebut juga di hadiri oleh, Dinas kesehatan , BPOM, perwakilan kepolisian POLRESTA dan juga selaku pelaksana serta sebagai kepala kejaksaan negeri Manado Maryono SH,MH (opiss )

BAGIKAN

LEAVE A REPLY