Studi Banding Komperatif, Universitas Muhammadiyah Gorontalo Bersama DPRD Kota Manado

0
41

Sulawesipost.Com,Manado – Studi banding mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo bersma lembaga DPRD kota Manado.(6 / 4)

Kunjungan rombongan mahasiswa Muhammadiyah kota Gorontalo di DPRD Manado, di dampingi wakil ketua komisi 1, Boby Daud bersama asisten 1 SetdaKota Manado, Herry Saptono yang membahas tentang kebijakan – kebijakan publik pemerintah kota Manado, untuk memutuskan mata rantai covid-19.

Hal ini di sampaikan anggota DPRD kota Manado, Boby Daud, juga selaku wakil ketua komisi 1.

“Jadi kedatangan mahasiswa Muhammadiyah kota Gorontalo ini , dalam rangka studi banding komperatif dan sharing bersama DPRD kota Manado, guna memutuskan mata rantai covid-19 serta membahas kebijakan – kebijakan publik pemerintah kota manado di massa pandemi ini ” tandas Boby Daud.

Usai sharing bersama DPRD kota Manado, ketua rombongan mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo, Umar Sako Baderan. M.si, S.E mengatakan,

“Salah satu tujuan dari studi banding kita adalah bagaimana kota manado itu masih tetap bisa, menumbuhkan sektor – sektor bisnis di massa pandemi covid-19 ini” ungkap Umar

Selain membahas tentang kebijakan – kebijakan publik pemerintah kota manado, di massa pandemi ini, Umar juga mengungkapkan bahwa salah satu ketertarikan untuk studi banding di kota Manado adalah edukasi dari pemerintah kota terkait bahaya dari covid-19.

“Jadi kota Manado yang duluhnya masuk zona merah kini berangsur menjadi zona orange, nah dari situ kita bisa belajar tentang kebijakan – kebijakan dan juga sistem dari pemerintah kota Manado untuk mengedukasi tentang bahayanya covid-19” ungkap Umar

Tak lupa juga sekretaris panitia Sakbir M.A.P, S Sos menjelaskan bahwa kunjungan mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo di DPRD kota Manadao adalah salah satu syarat mahasiswa kami, untuk masuk ujian akhir skripsi.

“Jadi kunjungan rombongan mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo di DPRD kota Manado, dalam rangka studi banding komperatif di penyelesaian akhir studi dan menjadi salah satu syarat untuk mahasiswa kami, dalam program administrasi publik untuk masuk ke tahap ujian akhir skripsi” jelas Sakbir

Sakbir juga menambahkan bahwa kota Manado adalah salah satu kota tujuan dalam konteks kebijakan herd immunity selama massa pandemi ini.

“Jadi selama kunjungan studi banding ini, kami hanya fokus pada kebijakan publik yang ada di kota Manado selama massa pandemi covid-19 ini” tutup Sakbir selaku sekretaris panitia rombongan.

Dalam kunjungan rombongan mahasiswa Muhammadiyah Gorontalo, juga mengagendakan silaturahmi ke tokoh – tokoh Gorontalo yang ada di kota Manado.(Opiss)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY